Gas Bumi atau gas alam cair dan atau liquefied natural gas (LNG) merupakan suplai energi untuk mendukung
pemenuhan kebutuhan gas bumi bagi pelanggan PGN di Jawa bagian barat dan
Sumatera bagian selatan. LNG tersebut berasal dari Kilang LNG Tangguh, Papua
dan diterima secara bertahap, mulai April hingga akhir tahun.
Rencananya hingga akhir tahun ini, FSRU Lampung akan
menerima dan menyalurkan 8 kargo atau setara 1,1 juta meter kubik LNG. FSRU
merupakan kependekan dari floating
storage and regasification unit, yakni sebuah terminal terapung yang di
dalamnya dilengkapi dengan fasilitas untuk menampung LNG dan fasilitas untuk
mengubah LNG menjadi gas (regasifikasi).
FSRU Lampung memiliki kapasitas penampung LNG sebesar
170.000 meter kubik dan kemampuan regasifikasi mencapai 240 juta kaki kubik per
hari (MMSCFD). Penampungan tersebut terletak di lepas pantai yang berjarak
sekitar 21 km dari Labuhan Maringgai, Lampung.
PGN terus memperkuat pasokan gas bumi ke pengguna gas di
dalam negeri, serta mendukung penyerapan produksi gas dan mengurangi impor gas
bumi Indonesia. Pasokan LNG dari Kilang
Tangguh, Papua ke FSRU Lampung telah diterima untuk yang kelima kalinya. Dengan
kata lain PGN telah menyelesaikan loading cargo LNG kelima dari delapan kargo
LNG yang dialokasikan dari Kilang Tangguh sampai akhir tahun ini.
Kargo LNG kelima ini telah dikirim dari Kilang LNG Tangguh
Papua menggunakan kapal Tangguh Towuti dan telah sampai pada 4 September lalu.
Volume kargo LNG kelima tersebut mencapai 137.700 meter kubik.
Sebelum disalurkan, LNG tersebut melalui proses regasifikasi
(mengubah dalam bentuk cair ke gas). Dari FSRU Lampung gas tersebut mengalir
melalui pipa bawah laut menuju stasiun penerima di Labuan Maringgai yang
terhubung dengan pipa South Sumatera West Java (SSWJ), sehingga gas tersebut
dapat didistribusikan ke pelanggan PGN di Jawa bagian Barat dan Sumatera bagian
Selatan.
PGN berkomitmen akan terus membangun jaringan infrastruktur
gas bumi, agar produksi gas nasional yang cukup besar mampu terserap lebih
banyak ke dalam negeri. Infrastruktur pipa gas bumi yang dibangun dan
dioperasikan PGN hingga saat ini mencapai lebih dari 7.200 km. Jumlah tersebut
setara dengan 76% total pipa gas hilir yang ada di seluruh Indonesia.
Sumber Tulisan:
Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi.

0 komentar:
Posting Komentar