WHAT'S NEW?
Loading...

Water World; sebuah ruang berpikir atas keadaan bumi


Keadaan Bumi di suatu masa depan, es di kutub mencair, dan menaikkan permukaan laut, hingga Bumi hampir seluruh permukaannya tertutup oleh air. Manusia yang selamat telah melupakan masa lalu mereka. Beberapa mereka masih percaya di antara orang yang lain bahwa Dryland atau tanah yang kering masih ada. Para manusia yang selamat bisa diklasifikasikan menjadi empat yaitu: Smokers, Atoll Dwellers/Penghuni Atol, Kaum pengembara, dan Slaver. Cerita ini bermula ketika seorang pengembara menukar tanah yang didapatnya untuk mendapat uang. Pengembara ini adalah manusia genetis yang mempunyai sirip dan insang, yang juga disebut "Ichthyo Sapiens", atau manusia ikan.

Kemudian Para penghuni Atol mengajukan penawaran, jika dia setuju untuk tinggal untuk sementara dan memberikan keturunan pada anak perempuan mereka, dengan begitu semua kebutuhannya akan terpenuhi. Karena si Pengembara menolak para penghuni Atol marah dan menangkap Pengembara tersebut karena dicurigai sebagai mata-mata kaum Smokers. Sebelum sempat mengeksekusi Pengembara, para Smokers datang untuk menghancurkan penghuni Atol.

Deacon pemimpin Smokers, mencari gadis kecil bernama Enola yang mempunyai tato peta menuju Dryland/tanah kering di punggunggnya. Enola hidup bersama dengan Helen, Mereka berdua merencanakan untuk kabur bersama Gregor untuk mencari Dryland seperti para pelaut lainnya. Tetapi sayang balon Gregor terlalu cepat terbang dan meninggalkan Enola dan Helen di Atol. Enola dan Helen kemudia melepaskan Pengembara tetapi dengan syarat mereka harus boleh mengikutinya. Mereka kabur dari Atol dengan perahu Pengembara.

Ketiga paragraf tersebut merupakan penggalan cerita dalam film Water World. Jika kita telaah, di awal cerita ada bencana es kutub yang mencair, sehingga dunia hampir seluruhnya berisi air. Hal tersebut sangat mungkin karena adanya pemanasan global yaitu, suatu proses meningkatnya suhu rata - rata atmosfer , laut , maupun permukaan bumi. Pemanasan global yang dimaksud misalnya efek rumah kaca, efek umpan balik, dan variasi matahari.

Kemudian adanya kerusakan atmosfer yaitu rusaknya lapisan udara yang melindungi bumi dari sinar ultraviolet maupun meteor serta memantulkan gelombang radio. Kerusakan atmosfer terjadi karena terjadinya pelesan zat freon ke udara serta polusi dari bahan bakar pesawat yang merusak lapisan atmosfer. Bahkan, polusi dari bahan bakar pesawat lebih berbahaya 8 kali lipat.

Beberapa penelitian menyarankan untuk meminimalisir pemanasan global dapat dilakukan dengan cara, tidak berlebihan dalam menggunakan mesin pendingin seperti air conditioning , freezer dan sebagainya. Kemudian mengurangi rumah atau gedung yang dindingnya kaca , karena kaca dapat memantulkan panas sehingga suhu udara meningkat. Lalu, mungkin penggunaan bahan bakar pesawat pada umumnya dapat diubah dengan energi alternatif yang ramah lingkungan misalnya bahan bakar gas yang sudah terpercaya ramah lingkungan. Terakhir, ini adalah hal yang cukup sulit yaitu, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pemanasan global dan dampaknya bagi manusia dan lingkungan.

Water World adalah sebuah film rekaan atau bersifat fiksi. Film tersebut seolah memberi ruang berpikir untuk umat manusia di dunia terkait bencana pemanasan global, dalam hal ini mencairnya es di kutub utara. Dengan begitu hal terbaiknya adalah kita sebagai manusia yang tinggal di bumi harus menjaga tempat tinggal kita. Upaya seperti itulah yang sangat logis dalam mencegah bencana atas pemanasan global terhadap Bumi.

Sumber:

Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi



0 komentar:

Posting Komentar